Be yourself; Everyone else is already taken.
— Oscar Wilde.
This is the first post on my new blog. I’m just getting this new blog going, so stay tuned for more. Subscribe below to get notified when I post new updates.
Be yourself; Everyone else is already taken.
— Oscar Wilde.
This is the first post on my new blog. I’m just getting this new blog going, so stay tuned for more. Subscribe below to get notified when I post new updates.
Neana, adalah seorang siswi SMA Bina Nusantara. Kalau bisa dijelaskan Neana ini adalah seorang yang periang, kadang juga agak garing, dan kadang lola juga disekolah. Di kalangan sekolah, siapa yang tidak tahu dia? hanya orang ansos saja yang tidak tahu yang namanya Neana, iyalah seorang Neana yang bagaimana pun tetap cantik mau bagaimana pun gayanya, bahkan ia memakai kacamata culun saja parasnya terlihat tetap cantik dan imut di tambah dimple di pipi kanan dan kiri. Tapi ya gitu, seorang Neana tetap lah Neana. Susah untuk diPDKTin dan susah untuk paham yang doinya lakukan, tapi saking baiknya dia sama sahabatnya waktu sahabatnya mau PDKT sama calon gebetan dia yang bantu chat dengan CG(Calon Gebetan) sahabatnya ini gimana ga bikin terharu coba. balik ke cerita dia sendiri, Neana ini juga orangnya ga enakkan sama orang. Pernah kapan hari, Ada kakak kelas lagi ngejar dia namnya Dion. Pemes sih kakelnya, tapi ya gitu kalau tidak lola bukan Neana namanya. Dion ini rela rela in buat nunggu Neana balik, hanya untuk kasi si dia boneka, yah walaupun itu boneka dari minisaw tapi juga harganya luamayan. “nih buat kamu” pertama Neana kaya malas aja sambil pasang mimik males banget sambil jawab “ya” Dion ga nyerah sambil kayak mau nahan Neana “lah kok cuma di jawab ‘ya’ aja sih” lalu Neana paksa in buat natap Dion “Iya kak Dion, Thanks ya bonekanya.” ternyata Dion belum puas dengan Jawabannya Neana dia masih kekeuh bilang ke si cewek lola satu itu “cuma bilang makasih doang nih?” “Lalu mau bilang apa lagi?” “ya bilang kek makasi ya kakak Dion kesayangan aku” Neana malah natap Dion dengan perasaan jijik lalu pergi tanpa liat ke Dion dengan perasaan yang kalau dibayangin bisa buat orang merinding sampe bulu kaki, yaiyalah siapa juga yang tidak jijik liat cowok tingkahnya kaya gitu. lalu saat Neana sampai di motor cewek itu bingung. Helm dia yang seharusnya bertengger di atas sepion seperti biasa kok sekarang malah tidak ada di depan mata, kan makin tambah Badmood lagi si Neana. lalu dia pergi naik aja motornya buat ngecek pos satpam di depan sekolah. Moodnya makin campur aduk sekarang, pengen cewek itu ngumpat tapi umpatannya udah keburu keluar pass bapak satpanya bilang kalau helm nya tidak ada “Pak satpam” “Iya non? ada apa?” “ada liat helm aku ga warna item” sambil Neana Peragain giman karakteristik helmnya. “oh maaf Non, bapak ga tau dan ga pernah ngecek juga helm yang ada di parkiran” ‘ancuk’ itu lah yang keluar saat Neana bermonolog sendiri “OH yaudah pak makasi ya” lalu Neana coba buat ke pos satpam yang ada di samping sekolah buat nanya ke satpam satu nya lagi, samar samar Neana liat pak satpam depan gerbang lagi pegang helm yang sama kaya punya nya si dia “pak itu punya saya ya?” lah bapaknya kaget tiba tiba dia nyeletuk “astajim, loh non ini punya sampeyan ya?” “lah iya pak mirip kok” “tadi ada yang titipin ke bapak kalau ini helm temannya namanya Neana, temen sampeyan yang pinjem namanya Tata non” lalu si Neana langsung buka Chat LINE dan langsung Nge chat Tata ‘ta lo pinjem helm gua ya?’ ‘iya jir, gue udah telpon lo tapi lo ga jawab yawdah gue juga lupa plat nomer lo, tau nya cuma helm doang. Jadi gue titipin aj ke pak satpam’ ‘anjir lo tat’ ‘tat tet tat tet pantat iye lo’ ‘lola lo jing’ ‘cewe musti feminim’ dan hanya di read oleh Neana karena memang ga faedah dan ga perlu di balas. lalu setelah Ia mendapatkan Helm nya itu Ia langsung pamit ke bapak post satpam.
tbc.
This is an example post, originally published as part of Blogging University. Enroll in one of our ten programs, and start your blog right.
You’re going to publish a post today. Don’t worry about how your blog looks. Don’t worry if you haven’t given it a name yet, or you’re feeling overwhelmed. Just click the “New Post” button, and tell us why you’re here.
Why do this?
The post can be short or long, a personal intro to your life or a bloggy mission statement, a manifesto for the future or a simple outline of your the types of things you hope to publish.
To help you get started, here are a few questions:
You’re not locked into any of this; one of the wonderful things about blogs is how they constantly evolve as we learn, grow, and interact with one another — but it’s good to know where and why you started, and articulating your goals may just give you a few other post ideas.
Can’t think how to get started? Just write the first thing that pops into your head. Anne Lamott, author of a book on writing we love, says that you need to give yourself permission to write a “crappy first draft”. Anne makes a great point — just start writing, and worry about editing it later.
When you’re ready to publish, give your post three to five tags that describe your blog’s focus — writing, photography, fiction, parenting, food, cars, movies, sports, whatever. These tags will help others who care about your topics find you in the Reader. Make sure one of the tags is “zerotohero,” so other new bloggers can find you, too.